Anti-Klimaks, Piala Kang Dada

BANDUNG –Turnamen sepak bola pada piala Kang Dada di stadion siliwangi pada tanggal 22,24, dan 26 Maret berakhir antiklimaks, Di hari terakhir pada Rabu (26/3) kemarin, yang menggelar tiga pertandingan berlangsung kurang gereget.

Partai kedua antara Bandung Selection (Persib Super Liga) melawan tim U-23 berjalan monoton, ajang piala Kang Dada ini menjadi ajang hiburan oleh tim Bandung Selection (Persib Super Liga) sebelum menuju Super Liga, merekapun belum benar-benar serius dalam menghadapi pertandingan ini, seperti dkatakan Manajer Persib, Jaja Soetardja “Belum saatnya, mereka juga belum latihan serius dalam menghadapi piala kang dada ini, ya hiburan saja lah” Tapi Jaja pun menjamin pada waktunya mereka akan serius dan tidak main-main tidak ada ampun bagi lawanya”Sudah waktunya, saya yakin Persib Super Liga tidak main-main, tidak akan memberi ampun kepada setiap lawanya,mereka akan maksimal”. Bahkan partai terakhir yang merupakan laga Eksibisi antara pemain asing asal Amerika Latin melawan Afrka berlangsung tanpa gairah, sebagian besar, penonton kecewa dan memilih pulang sebelum pertandingan berakhir.
“Gembar-gembornya saja pemain asing hebat, eh ini mah kaya maen bola antar tarkam” ujar Agus Bobotoh asal Cicadas.
Penonton pantas kecewa karena kedua tim seperti tim yang baru bermain bola. Hal itu mendasar seperti Passing bola seringkali keliru.

Awalnya partai Eksebisi ini dimaksudkan untuk sarana promosi mereka kepada tim Persib Super Liga agar direkrut. Namun melihat kenyataanya ini Manajer Persib, Jaja Soetardja tak mampu menutupi kekecewaanya. Bahkan wakil Manajer Persib, H. Umuh Muchtar dengan tegas mengatakan permainan mereka uruk.

Pertandingan antara Afrika melawan Amerika Latin itu berakhir dengan skor 2-1 kemenangan untuk tim Afrika. Gol pertama tim Afrika dilesatkan Adolphus Marshel dan gol kedua oleh Amos Kollie. Tim Amerika latin mampu memperkecil kekalahan melalui kaki Roni Von Carvalho.

Pertandingan kedua yang mempertemukan tim Bandung Selection melawan tim Persib U-23 berjalan monoton. Tim Bandung Selection yang diperkuat Persib Super liga lebih menguasi permainan. Namun mereka gagal memanfaatkan setiap peluang.

Serangan tim Bandung Selection mudah terbaca dan mampu dimentahkan pertahanan Persib U-23. Tim besutan Robby Darwis ini hanya mampu menang tipis 1-0 atas tim Persib U-23. Gol semata wayang itu dilesatkan Eka Ramdhani memlalui tendangan bebas.

Usai pertadingan antara Bandung Selection melawan Persib U-23, panitia langsung menggelar uapacara penutupan turnamen ini yang baru perama kali tersebut. Berturut-turut juara pertama Bandung Selection, Tim Persib U-23, Tim Persib U-21, dan terakhir tim Persib Selection.

Upacara penutupan berlangsung sangat sederhana. Tak ada podium dan layer yang menjadi latar belakang untuk mengabadikan sang juara. Layar hanya merupakan kain tipis bertuliskan tuenamen Piala kang dada. Bahkan Dada rosada sendiri, pada acara semalam tidak hadir. (Sena/Komunikasi UK).*

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s