Kontroversi PLTSa : Masalahnya Dekat Permukiman!

____ Ass. Wr. Wb., CMIIW, konsep dari PLTSa sendiri sebenarnya mengacu kepada WTE (waste to incinerator), yang selain secara signifikan dapat mereduksi volume sampah dengan merubahnya menjadi abu, juga menghasilkan energi sampingan dari pembakarannya yang dapat dikonversi menjadi energi listrik, meskipun besarnya tidak signifikan.

Kekhawatiran masyarakat akan cemaran abu maupun zat dioksin hasil pembakaran yang tidak sempurna, sebetulnya tidak perlu dibesar-besarkan, karena dalam penyusunan program ini, telah dilakukan uji kelayakan. Teknologi WTE di negara asalnya sendiri pun telah teruji keamanannya dan keandalannya selama bertahun-tahun.

Walaupun program PLTSa ini di kota Bandung masih menuai pro dan kontra, di Singapura yang negara asalnya sendiri, WTE telah menjadi salah satu program unggulan pemerintah Singapura untuk menanggulangi sampah. Semoga semua elemen di Kota Bandung dapat bersinergi untuk menyukseskan program Pemerintah, dalam tindak nyata demi Bandung yang lebih baik.

Wass. rosadadad.wordpress.com

 

___ Memang benar see…..kalo sampah bisa ngasilin gas beracun, yang kata pakar biologi disebutkan dengan nama DIOXIN. Tapi sampah yang kaya gimana..? emang semua sampah bisa ngasilin gas DIOXIN tersebut…..??? Ternyata tidak semua sampah menghasilkan gas tersebut….!

Asal tau saja, sepengatahuan gw dioxin tuh dihasilkan dari pembakaran sampah, hasil samping produk pestisida, pembakaran dari proses produksi baja atau prses kimia atau suatu produk yang menggunakan chlor sebagai pemutiih seperti kertas and plastik.

Nah pembakaran sampah yang kaya gimana…? Itu yang perlu kita tau….Pembakaran sampah yang ngasilin dioxin seperti pembakaran kertas, plastik dkk, pokonya produk rumah tangga and industri yang mengandung senyawa chlor. N yang gw tau PLTSa tu yang dipakai sampah organik……dan barang-barang tadi yang sudah disebut kayaknya barang anorganik.

Sebenernya sampah ga dibakar secara langsung, tapi memerlukan proses, ada proses pemilihan sampah (sampah organik dan anorganik dipsah karena kan yang dipake cuma sampah organiknya), proses fermentasi, proses composting dsb. Kemudian sampah organik itu dikasih bakteri pengurai untuk dapat diteruska ke proses berikutnya.

NAh dari sampah yang dimanfaatkan apa…..??? Jadi yang diambil dari sampahnya itu gas juga yang namanya gas Methana. Karena gas ini mudah meledak, jadi dimanfaatkan untuk memutar turbin pada PLTSa ini. Kejadian yang kemarin terjadi, bahwa ada TPA yang meledak….itu karena gas metana yang menumpuk dibawah, yang dihasilkan oleh sampah tadi. Pada PLTSa ini gas methana ditampung dalam tabung yang nantinya disalurkan untuk memutar turbin. Dari turbin itu dihasilkan listrik….bukan turbinnya ya….tapi generator yang di gerakkan oleh turbin.

Udah ada koq negara yang memanfaatkan sampah sebagai pembangkit tenaga listrik…..seperti singapura. Kelihatannya masyarakatnya fine2 ajach tuch. Atau mungkin karena masyarakat kita yang tidak siap menerima perkembangan….??? Inget coy….sumber daya yang ada sekarang semakin tipis. bahkan suatu saat bisa habis. Jadi jangan memandang sesuatu dari segi negatifnya saja. Lihat jg dari sisi positifnya…. Kalau toh ada negatifnya, kita pikirkan bersama gimana solusi dari masalah tersebut….Jangan memandang dari siapa yang menyampaikan….Tapi apa yang disampaikan…..

Maaf kalau gw dianggap menggurui…. Itu semua uraian apa yang gw tau…. Bukan semata mata karena sesuatu atau mungkin karena waktu saat ini. Inget hadist Rasul..??? Sampaikanlah ilmu yang kamu dapat walau sebesar biji kacang…intinya gitu.. Jadi mulailah belajar menciptakan sesuatu. Jangan cuma bisa menciptakan maslah dan jangan membudayakan budaya konsumtif (hanya bisa makai tapi ga tau apa-apa)

Sekali lagi sorry kalu ada yang ga suka….atau ada kata2 gw yang kurang berkenan. Kalau Pendapat saya salah mohon dibenarkan, kalau kurang mohon dilengkapi, kalau benar semoga bermanfaat.

Oiya kelupaan…..kalu mau yang lebih jelas liat ajah di wesite iutglobal.com. disitu informasi tentang PLTSa ada. silahkan dibaca, dicerna, lalu pendapatnya. Thank’s (cazenboy@yahoo.co.id).

_____ Buat cazenboy@yahoo.co.id atau siapa pun yang dukung PLTSa gedebage: IUT Global tidak bisa dibandingkan dengan rencana PLTSa Gedebage. Gw bukan cuma liat IUT Global di internet, tapi sudah NGELIAT LANGSUNG pabrik pengolahan sampah IUT Global & Senoko di Singapura. FAKTANYA: lokasi berada di area khusus industri (industry area), dikelilingi hutan dan laut, perjalanan darat 2,5 jam dari pusat kota Singapura via jalan tol (highway), berada di sisi pantai sehingga asapnya langsung tertiup angin ke atmosfer, dan JAUH DARI PERMUKIMAN penduduk -makanya masyarakat Singapore fine2 aja tuw… kagak protes, ya karena aman dan jauh. Permukiman terdekat jaraknya 4-5 km ke pabrik. Sedangkan PLTSa di Gedebage hanya 200-300 meter dari permukiman penduduk, sehingga sangat wajar jika penduduk sekitar menentangnya. Jadi, yang fair dong kalo ngebandingin….!

Warga GCA, seperti dituturkan Ketua Aliansi Rakyat Tolak Pemaksaan PLTSa, M. Tabroni, BUKAN MENENTANG PLTSa-nya, tapi MENOLAK PLTSa DEKAT PERMUKIMAN… diualang … MENOLAK PLTSa DEKAT PERMUKIMAN. Jadi, bisa disimpulkan, warga GCA dan sekitarnya itu ok-ok aja ada PLSa, tapi JANGAN DEKAT permukiman, termasuk dekat permukiman mereka. Jadi, coba deh solider dikit sama warga GCA.

Bahkan, pakar teknik lingkungan alumni ITB, Gede H. Cahyana, mengatakan, PLTSa bukan soal jauh-dekat dengan permukiman, tapi memang kita tidak boleh membakar sampah karena berbahaya. (jundula@bandungtimur).*

3 thoughts on “Kontroversi PLTSa : Masalahnya Dekat Permukiman!

  1. setuju banget tuh, masak PLTSa jadi isu buat kampanye negatif, mbok ya kalo emang ada saran lain bagi bagi, bukannya disimpen terus….kok isunya jadi PLTSa = dada – ayi , non PLTSa = trendy, trus hadi kemana ya? atau justru ngambil kesimpulan dari solusi yang ditawarin… wah wa h keren juga, ayo dong hadi lawan trendy hehehe,……. biar seru..

    oh iya, numpang… Dada-ayi menang pooling di tribun jabar lho… ayo berjuang kang dada, kami mendukungmu…..

  2. Kalo emang masalahnya tempat PLTSa deket pemukiman n warga merasa terganggu dengan itu……sebaiknya dibicarakanlah kepada semua pihak yang terkait…..
    Jangan asala nyebar isue beginilah…begitulah….apalahhh….jadi semua masalah kan bisa diatasi…. Kita cari jalan keluarnya bersama, kan lebih enak tuch…ga usah maen otot….gunakan otak kita sebaik mungkin…..sayang kalo otak kita dikalahin ma otot..
    heheheheehe
    peace.

  3. We’re all of Bandung citizen giving all of our efforts to support the government to run and conduct the project of PLTsa Gede Bage as one of the best solutions in cleaning up all of rubbish in Bandung. DO NOT SEE & JUDGE PLTSa MATTER IN NEGATIVES SIDE, BUT ALSO SEE A POSITIVE SIDE TOO AND TRY TO SEE THAT ALL THE AIMS OF THE GOVERNMENT WANT IS ONLY JUST TO MAKING UP BANDUNG CLEAN FROM ALL OF RUBBISH IN OUR FLOWER CITY OF BANDUNG……THE LAST ONE, I HOPE TO ALL OF BANDUNG COMMUNITIES SUCH AS SOCIETY, MASS ORGANIZATION, PUBLIC FIGURES AND ALL OF THE ELEMENTS TO BE PARTICIPATED IN BECOMING BANDUNG AS ONE OF THE BEST CITY IN INDONESIA….AND ABSOLUTELY BANDUNG BECOMING A WELFARE TOWN< ESPECIALLY TO IT’S SOCIETY….THANX FOR ALL…..,,,,,ALWAYS BE GOOD< STAY CLEAN< AND HAVE FUN!!!

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s