Rujit Ku Kalakuan Pejabat Pemkot

Yang jelas saya yang sehari-hari bekerja di pemkot geus rujittttt….. pisannnnn….. dengan kelakuan pejabat2 Walkot. Semuanya full kkn… Bantuan untuk RW kenapa harus ditambahkan VCD dada? Itu kan memang program Pemkot!! Dada diusung PDI saja maharnya 15M untuk megawati, belum lagi yang ini kang… Sok kang, kumaha rek maju Bandung !!!!!!!

Apakah hadiah yang diberikan kepada Walikota yang mundur karena ikut Pilwalkot termasuk kategori hadiah kepada pejabat yang harus dilaporkan kepada KPK???

Kami dapat bocoran kabar (yang harus ditelusuri kebenarannya oleh yang berwajib) bahwa para Kepala SKPD/ para Pejabat di lingkungan Pemkot Bandung oleh Pejabat WALKOT Bandung ( Edi Sis ) diwajibkan menyumbangkan dana yang akan diberikan sebagai ” Uang Kadeudeuh ” kepada Pak Dada Rosada yang telah berhenti dari Walikota Bandung.

Memuat kabar yang masuk kepada kami dicontohkan, tiap ass.Sekda ( dari ass.I s/d ass.III ) masing – msaing Rp. 60 juta ; Inspektorat Rp. 10 juta ; Camat masing–masing Rp. 3,5 juta ( 30 Camat ) ; SKPD – SKPD antara Rp. 50 juta s/d Rp. 75 juta ( seperti DISNAKER Rp.50 juta ) ; DIPENDA dan BUMD lebih besar lagi. Pejabat Walkot mentargetkan dana terkumpul kurang lebih Rp. 1,6 M. Dana di tampung di Pak Yossi (KADISPENDA) dan di Pak Yuniarso ( KADISTARCIP/ pamannya Ayi Vivananda).

Karena tidak mungkin dana ini keluar dari kantong pribadi para pejabat maka dapat dipastikan dana diambil dari DPA / SKPD – SKPD, seperti kata seorang bendaharawan kepada kami.

Apakah ini tidak menjadi sebuah ” Korupsi berjamaah dengan imamnya Pejabat Walikota ?? ” Mudah – mudahan yang berwajib membaca ini dan mau menyelidikinya. Dijamin ini bukan karangan apalagi fitnah!! Lalu kenapa hal ini bisa bocor ???

Saat ini banyak PNS di Pemkot Bandung yang dengan sukarela membocorkan apa pun penyimpangan yang terjadi di dalam. Kondisi ini dekarenakan kebodohan Pejabat Walkot yang (katanya) pinter (atau sok pinter?) yang telmi (telat mikir) membaca paradigma yang ada.

PILKADA Lansung adalah paradigma baru ceng!!! PNS tidak lagi dapat dijadikan sebagai ‘Objek, mereka turut menentukan pemimpinnya. Tidak lagi bisa digebrak – gebrak atau ditekan – tekan. Kebijakan gebrakan GDA ( Geraka Disiplin Aparatur ) bukan jelek, tapi cara dan waktunya tidak tepat. Apalagi sampai pintu gerbang Pemkot dikunci agar yang kesiangan tidak bisa masuk adalah “Keterlaluan”, tamu yang punya urusan juga jadi tidak bisa masuk, mereka kami lihat menggerutu.

26 PNS yang melanggar disiplin dibacakan identitasnya dengan lengkap dan jelas pada apel besar di BALKOT. Apakah disiplin PNS Pemkot sudah sedemikian bobrok sehingga harus diperlakukan begitu ??? Ini bukan APDN !!!

Apalagi katanya ada sangsi lain yaitu : ketidakhadiran 1x apel dipotong 1 % dari Tunjangan Perbaikan Penghasilan ( TPP ), belum lagi katanya gaji mereka dipotong zakat 2,5 % ; program WAKAP ( yang oleh DPRD sudah dilarang ) tetap dipotong antara 25 ribu s/d 100 ribu ( tergantung golongan ). Lengkap sudah kekesalan PNS kepada Pejabat WALKOT. Yang ironis kekesalan mereka akhirnya tertuju juga kepada Pak Dada Rosada. Sudah bisa dibaca ini pasti berpengaruh pada PILWALKOT. KONTRA PRODUKTIF atuh !!!

Makanya jangan menunjuk pemimpin yang pinter, tapi tunjuklah pemimpin yang arif dan bijak !!! Kalo sudah begini PNS Pemkot marah, kesal dan benci dan akhirnya inilah ……………, apapun penyimpangan yang terjadi di Pemkot dengan sukarela mereka bocorkan kepada kami. Mudah – mudahan dari hasil PILWALKOT akan muncul Walikota yang arif, bijak dan amanah, Amin….

FORUM DISKUSI MASYARAKAT UNTUK PEMKOT BANDUNG YANG BERSIH DAN BEBAS KKN

Mr. Big –

antistatuscuo@yahoo.com

One thought on “Rujit Ku Kalakuan Pejabat Pemkot

  1. Pingback: Apa jadinya Bandung 5 tahun lagi ??? « Arry Akhmad Arman’s Weblog

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s