Dada Persilakan KPK Selidiki Dana Hibah Persib

Dada-AyiWali Kota Bandung, Dada Rosada, mempersilakan dan tidak akan menghalangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ataupun Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung, untuk memeriksa dugaan indikasi penyimpangan dana hibah, baik bagi Persib maupun dana bantuan sosial (bansos) lainnya.

Dada juga mempersilakan bila ada pihak yang melaporkan, adanya dugaan penyalahgunaan dana di tubuh Persib kepada KPK. Pernyataan Dada itu merupakan jawaban atas sikap Bandung Institute of Governance Studies (BIGS), yang mengaku telah melaporkan dugaan penyimpangan dana hibah bagi Persib senilai Rp 35 miliar kepada KPK.

Selain itu, pernyataan tersebut juga untuk menjawab instruksi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, yang meminta Kejari Bandung untuk turun tangan memeriksa dana bansos yang digulirkan Pemkot Bandung.

Khusus mengenai dugaan seperti yang disampaikan BIGS, Dada menyambutnya dengan dingin. Ia bahkan mempersilakan KPK turun tangan dan membuktikan dugaan itu. “Silakan saja lapor ke KPK. Kalaupun nantinya terjadi penyimpangan, ‘kan pasti ada pemeriksaan lebih lanjut lagi,” tegas Dada, usai menyerahkan bantuan dana hibah kepada pengurus RT/RW se-Kota Bandung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jln. Tamansari, Selasa (23/6).

Saat didesak untuk mengomentari empat indikator dugaan penyimpangan seperti yang disampaikan BIGS, Dada enggan membantahnya. Menurutnya, hal itu sudah dibantah oleh manajemen Persib di sejumlah media massa. “Manajer ‘kan sudah membantahnya di media massa hari ini (kemarin, red). Dalam hal ini ‘kan ada dua, ada yang melaporkan, ada juga yang membantah, itu sudah cukup. Kita akan lihat lagi laporan pertanggungjawaban penggunaan dana, yang sudah dilaporkan manajemen,” tuturnya.

Ditanya mengenai rencana Kejari Bandung yang kemungkinan besar akan juga turun tangan memantau, dan memeriksa dana bansos yang digulirkan Pemkot Bandung, Dada menyambut baik langkah tersebut. Dada mengklaim, pihaknya sudah berupaya memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat melalui dana bansos.

“Kita mempersilakan kalau mau diperiksa, kita ‘kan sudah baik-baik menganggarkan dana hibah dan bansos untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, yang akan mendukung produktivitas atau usaha mereka,” paparnya.

Dana bansos, tambahnya, merupakan dana yang diberikan bagi kebutuhan masyarakat. Bila nantinya ditemukan ada pencairan yang tidak sesuai dengan peruntukannya, Dada menilai, ada kesalahan dan harus diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku.

“Hibah mana saja, termasuk Persib, yang salah, harus diselesaikan. Bahkan itu jadi kewajiban semua pihak untuk menyelesaikannya. Pihak yang melakukan kesalahan harus diselesaikan dengan proses hukum yang berlaku,” kata Dada. (Galamedia).*

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s