Bandung Pertahankan Pejabat Terdakwa Korupsi

TEMPO Interaktif, Bandung -Pemerintah Kota Bandung tetap mempertahankan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Priyatna Wirasaputra yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi senilai Rp 2,5 miliar. “Belum akan dinon aktifkan, sampai ada keputusan yang tetap,” kata Wakil Walikota Ayi Vivananda seusai pelantikan direktur utama PDAM Kota Bandung, Senin (10/1).

Ayi mengklaim meski Priyatna harus bolak-balik ke pengadilan namun, kinerja dinas itu tak terganggu dan berjalan normal. “Tidak ada gangguan,” katanya.

Menanggapi hal itu, ahli hukum tata usaha negara Asep Warlan Yusuf mengatakan sebaiknya setiap pejabat pemerintahan yang tersandung kasus hukum dan bahkan sudah jadi terdakwa harus dinon aktifkan.

“Secara etika pemerintahan tidak bagus, kalau kepala dinas yang tengah menjalani pemeriksaan pengadilan tetap bekerja,” ujarnya.

Ia menegaskan memang tidak ada aturan dalam undang undang yang secara tegas menyatakan bupati atau walikota atau pejabat publik lainnya bisa dinonaktifkan kalau tersangkut masalah korupsi dan tengah menjalani pemeriksaan. Apalagi, kasusnya terjadi pada saat ia menjabat diinstansi yang lain.

Priyatna dijerat kasus korupsi dana relokasi pedagang kaki lima pada 2004. Saat itu pemerintah kota hendak merelokasi tujuh titik pusat pedagang kaki lima menjelang digelarnya 50 tahun Konferensi Asia Afrika.

Sebelunya penanggung jawab relokasi Iwan Suhermawan telah disidangkan dalam kasus yang sama. Namun dia divonis bebas. “Ketua Pelaksananya juga bebas. Jadi kadis tidak perlu nonaktif. Kita tunggu sampai putusan pengadilan,” ujar Ayi.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s