Banyak Pohon di Kota Bandung Rawan Tumbang

Pohon di Kota Bandung Rawan TumbangBandung – Sekitar 10 persen dari dua juta pohon yang ada di Kota Bandung masuk dalam kategori rawan tumbang karena faktor usia yang sudah tergolong tua dan kondisi fisik pohon yang sudah cacat.

“Sekitar 10 persen pohon yang rawan,” ujar Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Arif Prasetya di Bandung, Kamis (20/4).

Arif menuturkan, dari dua juta pohon tersebut memiliki usia yang beragam, ada yang baru ditanam maupun yang sudah berumur 70 tahun.

“Ada tanaman yang sudah ditanam sejak dulu, jumlahnya sekitar 300 – 400 pohon. Kalau yang baru sekitar 1,8 juta yang kita tanam. Kita indikasikan bisa dihitung dari lebar pohon 70 cm, satu tahun 1 cm pertumbuhannya,” kata dia.

Menurutnya, pohon yang berusia tua tersebar di beberapa titik yang masuk dalam kota tua Bandung seperti di Jalan Cihampelas, Jalan Cipaganti, Jalan Seram, dan di Balaikota Bandung.

Lanjut dia, karena berusia tua, pihaknya dibantu aparat kewilayahan terus memantau kondisi kesehatan pohon-pohon tersebut. Jika ditemukan adanya kondisi pohon yang urang baik, pihaknya langsung melakukan tindakan.

“Kita lihat kesehatan fisik pohon, apakah di pohon itu ada cacat biasanya di batang bawah pohon itu ada bolong, lalu lihat ke atas di batang-batangnya ada benalu ini yang berbahaya,” “Kalau sudah kurang sehat kita kurangi (potong) bebannya supaya bisa tumbuh kembali, upamanya kalau kita lihat keropok di dalam dan membahayakan, kita potong hingga ketinggian aman. Tapi kalau kelihatan besar dan membahayakan kita lakukan eksekusi (Penebangan),” kata dia.

Selain itu, bentuk perhatian khusus lainnya terhadap pohon yang ada di sekitar kawasan pembangunan infrastruktur seperti trotoar, pihaknya mewanti-wanti pada kontraktor untuk hati-hati saat melakukan pemotongan akar.

“Satu membuat pohon terluka, kedua akan membuat keseimbangan yang kurang empurna. Itu yang membahayakan,” kata dia.

Adapun insiden 68 pohon tumbang yang terjadi kemarin di Kota Bandung, Arif menyebut hal itu diakibatkan karena cuaca ekstrem.

“Karena cuaca, kemaren juga ada hujan es. Dan juga titiknya sangat fantastis,” kata dia. (ANTARA).*

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s